SOLO – Seruan ‘Indonesia!’ begitu menggema di sepanjang jalan depan Balaikota Walikota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (5/9/2018) . Tentu saja kata-kata tersebut diserukan oleh warga sekitar dan juga murid sekolah. Meski begitu, sebenarnya Asian Para Games masih asing untuk sejumlah masyarakat.
Berdasarkan pantauan poskotanews.com, dengan membawa bendera-bendera kecil dari 41 negara peserta Asian Para Games, sejumlah warga dan dominiasi murid sekolah ini menyerukan ‘Siapa kita? Indonesia!’. Tidak hanya itu saja, sekali waktu mereka juga menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk dukungan kepadaatlet Indonesia yang akan berjuan di Asian Para Games Oktober mendatang.
Mulai dari anak-anak, remaja dan orang dewasa berdiri menyambut pawai lentera api abadi dari sepanjang Jalan Ir. Juanda hingga menuju ke Balaikota Walikota Surakarta. Seakan tidak mau ketinggalan momen tersebut, para warga yang berkumpul pun tidak sedikit yang mengabadikan arak-arakan lentera ini dengan menggunakan ponsel pintar.
Walaupun antusiasme cukup baik, namun sayangnya belum banyak yang mengetahui apa itu Asian Para Games. Beberapa murid sekolah dan warga yang ditanya poskotanews.com mengaku tidak tahu apa itu Asian Para Games. Bahkan sebagian dari mereka tidak tau kalau atlet Asian Para Games lah yang akan melintas membawa lentera api abadi ini.
“Saya ga tau Asian Para Games tapi kalau Asian Games itu tau. Bedanya di mana?” tanya Anissa salah satu murid sekolah menengah atas di Solo, Jalan Ir. Juanda, Solo, Rabu (5/9/2018).
Tidak hanya remaja perempuan ini saja satu-satunya yang tidak tahu. Beberapa murid sekolah yang turut meramaikan pawai lentera ini juga mengaku tidak tau Asian Para Games. Salah seorang juga mengaku belum mengetahui Asian Para Games.
“Saya pikir tadi Asian Games, ternyata Asian Para Games. Kan kalau Asian Games udah selesai ya. Kalau yang ini nih saya masih belum tau seperti apa, tapi kayaknya buat atlet yang disabilitas gitu ya,” terang salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Melihat bagaimana semaraknya dan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Asian Games yang berakhir 2 September lalu, mungkin wajar jika atmosfirnya masih belum bisa dilupakan. Tapi mengingat perhelatan olahraga Asian Para Games juga akan segera diadakan, mungkin sudah seharusnya lebih digaungkan agar masyarakat lebih tau dengan adanya perhelatan olahraga khusus bagi para atlet disabilitas ini.
Meski begitu setidaknya ketika atlet dari Asian Para Games ini melintasi sejumlah area di Solo sore tadi, mereka tetap menyambutnya dengan antusias dan semangat. Menko PMK Puan Maharani juga mengatakan kalau setidaknya antusiasme masyarakat ini bisa menjadi tolak awal untuk lebih menyuarakan dan meramaikan Asian Para Ganes kedepannya. Terlebih masih ada delapan kota algi yang akan dilalui pawai obor sebagai ajang memperkenalkan Asian Para Games 2018 ini.
“Hari ini Alhamdulillah pertama kali mengadakan pawai obor di Solo. Saya sudah melihat adanya semangat untuk bisa menggairahkan atau memotivasi para atlet difabel yang akan datang,” pungkas Puan.
Ia pun menjelaskan jika kurangnya eforia masyarakat dalam menyambut Asian Para Games disebabkan kini masih dalam masa transisi dari Asian Games menuju ke Asian Para Games. (cw2/b)
http://poskotanews.com/2018/09/05/ternyata-masih-banyak-yang-tidak-tahu-apa-itu-asian-para-games/
No comments:
Post a Comment